Jam Tua yang Rusak

Oleh : Rasya Sakti Adhyasta Kelas IX Sains

Suatu hari, Adhi menemukan sebuah jam tua di dalam kamar ibunya. Meskipun terlihat kuno, jam tersebut memiliki desain klasik yang begitu indah hingga membuat siapa pun yang melihatnya akan merasa terpukau.

Lalu Adhi mengambil jam tua tersebut dan memperlihatkannya kepada teman-temannya. Kawan-kawannya pun kagum dan memuji keindahan jam antik itu. Setelah ditanyakan kepada ibunya, terkuak bahwa jam tua tersebut merupakan barang peninggalan berharga dari almarhum kakeknya.

Namun sayangnya, kondisi jam tersebut telah rusak dan tidak lagi berfungsi. Menurut sang ibu, jam itu menyimpan kenangan mendalam yang selalu mengingatkannya pada sosok almarhum kakek. Tergerak oleh cerita itu, Adhi memendam keinginan kuat untuk memberikan kejutan kepada ibunya dengan cara memperbaiki jam tua tersebut.

Tetapi, Adhi sempat merasa bingung karena kesulitan menemukan toko arloji yang sanggup memperbaiki jam antik sejenis itu. Beruntung, ayah Adhi dibantu oleh salah seorang temannya yang memiliki keahlian khusus bersedia membantu merawat dan memperbaiki kerusakan jam tua tersebut hingga kembali berfungsi.

Hingga akhirnya, setelah selesai diperbaiki, Adhi menyerahkan kembali jam tua itu sebagai kejutan manis untuk ibunya. Rasa haru tak terbendung menyelimuti sang ibu hingga meneteskan air mata bahagia melihat kepedulian putra tercintanya. Dari genangan air mata haru ibunya, Adhi menyadari sebuah pelajaran berharga: nilai sejati dari suatu barang bukanlah diukur dari harga atau nilainya secara materi, melainkan dari kedalaman kenangan dan kasih sayang yang tersimpan di dalamnya.

Kisah sederhana tentang perbaikan jam tua ini memberikan pelajaran berharga mengenai arti sebuah nilai. Sering kali, benda-benda di sekitar kita tidak dinilai dari nominal atau kemewahan harganya. Melainkan dari memori, sejarah, dengan orang-orang tercinta. Kepedulian Adhi untuk menghidupkan kembali kenangan Sang Ibu menunjukkan bentuk empati dan perlakuan berbakti yang tulus. Pada akhirnya, perhatian kecil yang didasari ketulusan mampu menghadirkan kebahagiaan mendalam yang tak ternilai oleh materi.

*) Cerpen motivasi, persahabatan, humor, hingga refleksi kehidupan karya para Santri SMP Al Furqan MQ ini, merupakan hasil praktik workshop penulisan bersama Alfian Bahri yang selalu tayang berkala tiap minggunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Siap Melaju ke Ajang Sains Nasional
Siap Berkompetisi di OMI IPS 2026

Prestasi

Juara 2 Olimpiade Madr...
Terbaik 4 Sing A Long

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman